Postingan

18VE

18VE   Rfs_ 10.30/07/02/2026  |   Aku cinta Kepadamu,  Adalah hujan yang berpesan untuk bumi Awan yang menyimpan kristal untuk bunga-bunga di ladang hati Angin yang berhembus membawa kita menari-nari Seperti mati Hadirmu, Adalah udara yang menghidupkan semesta Tanaman liar yang mencicipi setiap sudut daksa Suara yang menjadi sarapan disetiap romantisnya bahasa senja Aku  Untukmu, Hari ini sampai kita menjadi cinta.

UNTITLED POEM

UNTITLED POEM Rfs_ 00.51/03/13/2025 | Aku berdiri  di atas tanah dengan atap bias cahaya Memekarkan senyuman pada angin membawa rasa Merakit kesejukan, Memenuhiku dengan cinta Pada senja di atas langit Menjelma perasaan Hiruk pikuk Dirimu dibawa malam saat malam memeluk jingga Diriku menjelma bunga matahari Penyambut pagi Untukmu, Sebagai pesan pesan hati Kepada langit, juga tidak lupa lagi  Menurunkan air mata dari uapan cinta yang kau dapati Dariku, Kepada esok Hari Aku, kamu dan kemarin Memupuk perasaan Hari ini, Apakah tetap kita atau tersisa aku dan diriku,? Menjadi bunga Tanpa kelopak, Tanpa mahkota Yang tumbuh di padang tandus Tanpa hujan, Tanpa dirimu

BUNGA HARI INI

BUNGA HARI INI Rfs_ 15.05/22/01/2025 | Dikala mata menemui titah Di hembusan angin beraroma sedu Mendongak ribuan asa Yang di atas langit ia beradu Merobek yang lainnya, Berbisik ke dalam air yang jatuh Menyirami bunga bekal dewasa Dipetiknya satu persatu, Mengganti yang lara, Menjadi landasan lebah madu Memberikannya dahaga, Untuk banyak asa di atas sana Dikala tubuh menari-nari Di antara bunga layu itu, Tangannya merabah langit Mencari doa-doa untuk temu Adakah yang mencapai hari ini? Tanyaku untuk orang-orang di hari itu.

UNTUK SEJENAK BERANJAK

UNTUK SEJENAK BERANJAK Rfs_ 14.00/20/01/2025 | Kita menjelma bintang bintang Di tengah keramaian, di tengah kebisingan Kudapati bulan menangisi malam Meratapi awan di langit kelam Mengumpulkan kata dari lautan rindu yang menguap Menjadikannya hujan,  Pengiring suara suara sesak  Kepada angin, Kita menjelma sandikala Ditelanjangi malam, Diciuminya cahaya dari sela-sela cakrawala Memaknai malam dan bulan remang-remang Hanya, Suara suara angin sejak sajak beranjak karam.

METAFORA PESAN UNTUK LANGIT

METAFORA PESAN UNTUK LANGIT Rfs_ 12.59/12/22/2024 | Hai ma,,,  Aku ada sedikit hadiah untukmu Sepasang tangan yang meminta panjang umurmu  Dikala kau genggam saat  malam menyelimuti buana Belum berlian dan juga emas Hanya seenggok tirta air mata mengiringi do'a bersedu Dikala kau meminum air kedua matamu Untuk memberi segelas lautan kesukaanku Terimalah secarik pesan yang kama menembus langit 1/3 malam Bukan selamat hari ibu, tapi Terimalah kasihku ma.

SAJAK DARIMU UNTUKKU UNTUKMU

SAJAK DARIMU UNTUKKU UNTUKM Rfs_ 19.45/11/25/2024 | Gu,,,,,,, Ada yang ingin kusampaikan kepadamu Tentang kehausan luhur yang bercokol di kepalaku Tapi aku tak mampu, Sebab di sana seperti tak terjamah oleh waktu.   Gu,,,,,,, Kau bayangan yang membalak habis gelap itu Untuk apa? Katamu mencari Ru,   Ohh,,, GURU? Sepertinya kau ingin menjajakan pengalamanmu, Bolehka saya memilikinya sebagian? Sebab aku ingin menjamah bagian luar dunia ini Tapi aku tak mampu menembus langit dengan mata Lalu kau memberikanku pelita Tanpa tanda jasa   Sungguh, kau mengorbankan waktu Tak terbalas dengan secabik emas berlian Sungguh, kau pejuang bangsa Tanpa lelah tanpa penghargaan   Terimakasih budi pekerti yang baik Digugu lan ditiru lah kau Terimalah bintang dari tangan menjerembah langit Di gugusan asa yang ku petik darimu, untukku, dan untukmu.

SUARA RAUT WAJAH

SUARA RAUT WAJAH Rfs_ 20.44/11/24/2024 |  Di bawah atap metal berpasir Ia mendongak sepiak tanya Di antara suara suara desir Ia mengadu kepada cuaca Semilir angin rayu berbisik Ia menjelma kata romantis Seraya tangan meraba larik Ia mendesah begitu liris